Inilah Devi, Walau Tidur Di Gudang Tapi Meraih IPK 3,99

1342 views

Inilah Devi, Walau Tidur Di Gudang Tapi Meraih IPK 3,99. Devi Triasari (23) Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Solo mampu memperoleh IPK 3,99 walaupun kesehariannya tidur dalam gudang. Keterbatasan ekonomi tak membuat surut semangat belajar dan prestasi akademik dari gadis ini. Berkat modal kasih sayang orang tua, dia berhasil menjadi lulusan terbaik dengan perolehan Indeks Prestasi Kumulatif 3,99.

Inilah Devi, Walau Tidur Di Gudang Tapi Meraih IPK 3,99

Inilah Devi, Walau Tidur Di Gudang Tapi Meraih IPK 3,99

Wanita Kelahiran Ngawi Jawa Timur ini awalnya ingin menjadi seorang TKW di Jepang. Dia mampu menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun enam bulan. Faktor ekonomi yang mendasari dia untuk membantu kedua orang tuanya.

"Tapi karena kata guru BK (Bimbingan Konseling) harus pintar bahasa Jepang dengan kursus dan biaya mahal, maka tidak jadi," kata Devi kepada merdeka.com baru-baru ini.

Saking semangatnya, Devi kemudian memutuskan untuk bekerja sebagai sekretaris sebuah perusahaan di Magetan, Jawa Timur. Namun dari pekerjaan tersebut hanya mendapat gaji yang jumlahnya tidak banyak.

Benar menurut Firman yang telah tertulis, Bahwasanya Pendidikan akan mengangkan derajat seseorang. Devi sendiri yakin pendidikan yang tinggi dapat mengangkat martabat dan derajat keluarganya. Apalagi di desanya dia tidak seberuntung tetangganya.

Ayah Devi bernama Suwito merupakan buruh tani, dan ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Tingkat pendidikan kedua orang tua tersebut tidak setinggi pendidikan yang telah ditempuh oleh Devi.

"Orangtua saya itu buruh tani dan pembantu rumah tangga, jadi sering dijadikan bahan ejekan. Mereka sering mendapat sedekah dari tetangga, karena hidup kami memang miskin. Maka dari itu saya ingin mengangkat derajat mereka di mata masyarakat. Makanya saya ingin sekolah yang tinggi," ujar Devi.

Lewat seleksi SMPTN, dia kemudian lolos masuk Fakultas Hukum UNS. Dari beasiswa tersebut, dia mendapat biaya hidup Rp 600 ribu dan gratis biaya kuliah. Dengan syarat, dia harus mempertahankan prestasinya untuk terus mendapatkan beasiswa.

Setelah menjadi seorang mahasiswi, dia tidak langsung menjalani hidup nyaman. Penuh lika dan liku dalam perjalanan kehidupannya. Setelah masuk UNS, dia tak mendapatkan tempat menginap dan akhirnya memilih bermalam di sebuah gudang.

"UNS kan sekitar dua jam dari Ngawi tidak ada yang ngantar, cuma berbekal nekat. Waktu nyari kos penuh semua, kemudian ada ibu kos yang kasihan dan menawarkan tempat nginap. Tapi itu sebuah gudang di bawah tangga. Saya mau saja asal bisa buat tidur. Dua malam saya bayar Rp 15 ribu," cerita Devi.

Kemudian ujian datang lagi, yaitu uang beasiswa yang menjadi andalan devi ternyata telat cair. "Waktu itu uang beasiswa bidik misi cairnya enam bulan sekali karena dirapel. Akhirnya saya ngutang sana-sani dan sempat pengen mundur juga," terang dia.

 Dia tidak hanya sekedar kuliah saja, akan tetapi aktif dalam organisasi. Menjadi anak Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pers Mahasiswa Novum Fakultas Hukum UNS.

"Teman-teman banyak yang membantu, mereka baik semua. Saya juga masih aktif di GMNI sampai sekarang," ujar dia.

"Saya menerima beasiswa Rp 600 ribu per bulan. Cukup membantu untuk biaya hidup dan kuliah. Tapi terkadang beasiswa itu baru dapat dicairkan tiga bulan sekali. Terkadang harus utang ke teman, menunggu beasiswa cair. Saya juga harus mikir untuk kirim uang ke orangtua. Kasihan mereka, biar buat tambah biaya hidup," katanya.

Hampir semua mata kuliah dia mendapat nilai semupurna yakni A. Namun hanya ada satu saja mata kuliah yang mendapat nilai B. Banyak tawaran menunggu Devi, baik pekerjaan maupun beasiswa kuliah S2 di luar negeri.

Dekan Fakultas Hukum UNS, Supanto mebenarkan mengenai tawaran-tawaran yang diberikan kepada Devi. Pasalnya tawaran tersebut masuk melalui kampus. Itulah mengapa devi sangat memperjuangkan pendidikan tinggi yang sangat baik. Alhasil derajatnya telah berubah karena usaha dirinya sendiri. Begitulah kisah inspiratif kali ini, terimakasih telah membaca posting mengenai Inilah Devi, Walau Tidur Di Gudang Tapi Meraih IPK 3,99

Tags: #devi #ipk #kisah inspiratif #wisudawan terbaik

Categories: HukumTags: ∞ ∞